Membuat website multibahasa adalah langkah penting untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Meskipun banyak plugin premium yang menawarkan fitur ini, ada cara alternatif yang bisa Anda coba tanpa harus mengeluarkan biaya. Berikut adalah langkah-langkah untuk pembuatan website multibahasa secara manual atau menggunakan plugin gratis yang kurang dikenal.
Rencanakan Struktur Konten
Sebelum memulai, rencanakan bahasa mana saja yang ingin Anda gunakan. Misalnya, jika website Anda berbahasa Indonesia, Anda mungkin ingin menambahkan bahasa Inggris, Spanyol atau bahasa lainnya.
Membuat Halaman Terjemahan
Ada beberapa cara untuk membuat halaman terjemahan, yaitu:
Manual
Salah satu cara termudah adalah dengan membuat halaman terpisah untuk setiap bahasa. Misalnya, buat halaman “Home” dalam bahasa Inggris dan “Beranda” dalam bahasa Indonesia. Halaman-halaman ini bisa dikelompokkan dalam menu navigasi.
- Langkah 1: Buat salinan halaman yang ada untuk setiap bahasa.
- Langkah 2: Ganti konten dengan terjemahan yang sesuai.
- Langkah 3: Tambahkan tautan antar halaman bahasa yang berbeda, sehingga pengunjung bisa dengan mudah beralih.
Menggunakan Subfolder atau Subdomain
Jika website Anda memiliki banyak konten, pertimbangkan untuk menggunakan subfolder (contoh: www.website.com/en/) atau subdomain (contoh: en.website.com). Ini akan membuatnya lebih terorganisir.
Menggunakan Plugin Gratis
Jika Anda ingin menggunakan plugin, ada beberapa plugin gratis yang dapat membantu Anda membuat website multibahasa tanpa biaya. Berikut beberapa yang kurang dikenal:
Polylang
Polylang adalah plugin gratis yang memungkinkan Anda membuat konten multibahasa dengan mudah. Meskipun ada versi pro, versi gratisnya sudah cukup untuk kebutuhan dasar.
- Langkah 1: Install dan aktifkan Polylang dari dashboard WordPress.
- Langkah 2: Tambahkan bahasa yang ingin Anda gunakan di menu Polylang.
- Langkah 3: Saat membuat atau mengedit konten, Anda dapat memilih bahasa untuk setiap pos atau halaman.
TranslatePress
TranslatePress memungkinkan Anda menerjemahkan seluruh halaman di depan, tanpa perlu membuat halaman terpisah. Ini memudahkan proses penerjemahan.
- Langkah 1: Install dan aktifkan TranslatePress.
- Langkah 2: Pilih bahasa utama dan bahasa tambahan.
- Langkah 3: Gunakan editor visual untuk menerjemahkan konten secara langsung.
GTranslate
GTranslate adalah plugin yang menggunakan Google Translate untuk menerjemahkan halaman secara otomatis. Berikut caranya:
- Langkah 1: Install GTranslate dari dashboard WordPress.
- Langkah 2: Pilih bahasa yang ingin ditambahkan.
- Langkah 3: Sesuaikan pengaturan untuk menampilkan opsi bahasa di website.
Menambahkan Opsi Bahasa di Menu
Setelah halaman-halaman terjemahan atau plugin diatur, langkah berikutnya adalah menambahkan opsi bahasa di menu navigasi.
- Langkah 1: Pergi ke Appearance > Menus di dashboard WordPress.
- Langkah 2: Tambahkan link untuk setiap versi bahasa dari halaman yang sudah dibuat.
- Langkah 3: Atur posisi menu sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan opsi untuk beralih bahasa.
Uji Coba dan Perbaiki
Lakukan uji coba dan pastikan semua tautan berfungsi dengan baik.
Proses pembuatan website multibahasa tanpa menggunakan plugin premium bisa Anda lakukan sendiri. Namun jika mengalami kendala pada pembuatan website, Anda bisa mencari jasa pembuatan website profesional, salah satunya Lumira.
Layanan yang ditawarkan membuat saya cukup puas ketika membuat website untuk bisnis saya. Meskipun menggunakan cara manual atau plugin gratis namun website saya mampu menjangkau audiens yang luas, hampir sama seperti menggunakan plugin premium.
Membuat website multibahasa tanpa menggunakan plugin premium memang memerlukan sedikit usaha tambahan. Pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan mulailah menjangkau audiens yang lebih luas!
FAQ
Apakah saya perlu membuat konten terpisah untuk setiap bahasa?
Ya, Anda perlu membuat konten terpisah atau halaman berbeda untuk setiap bahasa agar pengunjung dapat mengakses informasi sesuai bahasa yang mereka pilih.
Bagaimana cara menambahkan opsi bahasa di menu?
Anda bisa pergi ke bagian Menu di dashboard WordPress, lalu tambahkan tautan untuk setiap versi bahasa dari halaman yang telah dibuat.
Apakah ada risiko menggunakan Google Translate untuk terjemahan otomatis?
Ya, hasil terjemahan otomatis tidak selalu akurat. Sebaiknya periksa dan sesuaikan terjemahan agar sesuai konteks.
Apakah metode manual lebih baik daripada menggunakan plugin?
Metode manual memberikan kontrol lebih, tetapi menggunakan plugin bisa menghemat waktu dan usaha dalam pengelolaan konten multibahasa. Pilih sesuai kebutuhanmu.





